Makanan Khas Betawi

Kerak Telor

Kerak Telor adalah makanan asli daerah Jakarta, dengan bahan beras ketan putih, telur ayam, ebi yang disangrai sampai kering ditambah bawang merah goreng, lalu diberi bumbu yang dihaluskan berupa kelapa sangrai, cabe merah, kencur jahe, merica, garam dan gula pasir. Kerak Telor merupakan makanan khas Betawi dan sering disebut sebagai omeletnya orang Betawi. Kerak Telor biasanya dijajakan oleh pedagang saat ada perayaan di Jakarta baik perayaan memperingati Hari jadi Kota Jakarta maupun Hari Ulang Tahun Republik Indonesia.

Kerak Telor telah dipercaya ada sejak zaman penjajahan Belanda dulu. Diciptakan oleh masyarakat Betawi secara tidak sengaja. Kerak Telor tercipta setelah masyarakat Betawi coba-cobamembuat beragam makanan dengan memanfaatkan banyaknya buah kelapa. Dari coba-coba inilah kemudian tercipta Kerak Telor.

Roti Buaya

Roti Buaya adalah hidangan Betawi berupa roti manis berbentuk buaya. Roti Buaya senantiasa hadir dalam upacara pernikahan dan kenduri tradisional Betawi.

Asal mula diterapkannya tradisi Roti Buaya adalah perilaku reptil yang satu ini. Buaya diketahui hanya kawin sekali sepanjang hidupnya, dan sikap positif itulah yang telah menjadi keyakianan masyarakat Betawi seacara turun temurun. Buaya dilambangkan sebagai hewan suci dan merupakan lambang dari kesabaran. Nilai kesabaran tersebut diambil berdasarkan prilaku buaya yang selalu sabar dalam mengintai saat memburu mangsanya sampai lengah. Disatu sisi pula ada yang menilai Roti Buaya sebagai lambang kejantanan seseorang.

Deja un comentario

Diseña un sitio como este con WordPress.com
Comenzar